Search This Blog

Monday, 23 October 2017

Tanda-Tanda Kita Wajib Break dari Social Media

Hidupmu Bukan di Sosial Media

Kitabahagia.com-Siapa yang tidak tahu sosial media, semua memiliki sosial media mulai anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar hingga dewasa. Semua sudah tahu apa itu SOSMED (Sosial Media) mulai dari facebook, instagram, pintrest, snap, dan masih banyak lagi. Ayo, ngaku, siapa yang tidak punya sosial media?


 Tentu saja, tidak ada. Hampir semua orang memiliki sosial media yang membuat hidup lebih berwarna. Yang jauh terasa dekat, yang dekat terasa jauh hahaha.... Maaf, sekali-kali  bercanda sebelum masuk ke bagian yang ekstrem.... Memiliki  media sosial  dan eksis tentunya sangat menyenangkan. Apalagi jika jadi viral. WOW....

Tapi, jangan sampai terobsesi dalam penggunaan media sosial. Nah,yuk lihat tanda-tanda bahwa kita terobsesi pada media sosial:

  • => Setiap saat menulis status di Sosial Media seperti twitter atau facebook
  • => Selalu ingin mengambil gambar sempurna untuk hal-hal kecil agar bisa di posting di instagram, pintrest
  • => Meluangkan lebih banyak waktu untuk menghasilkan gambar yang sempurna
  • => Meluangkan waktu untuk memasak agar bisa menampilkan makanan yang menarik
  • => Melakukan DIY untuk bisa ditunjukan di media sosial seperti Pinterest


Itu sebagian tanda waktunya kita break dari Media Sosial sejenak. Bahkan, salah seorang pakar bilang , jika kita terlalu sibuk atau berada di situasi yang harus tampil sempurna di instagram atau Pinterest. Bahkan segala bentuk kegiatan di posting di tweeps maupun facebook. Calm down girl/boys hehehe, sudah waktunya tutup sosmed dan nikmati hari tanpa memikirkan apapun untuk diposting di media sosial.

Memiliki teman memang menyenangkan.  Namun, bukan berarti berbagi setiap detail dari kehidupan kita di sosial media.  Mungkin ada diantara kita yang berbagi segala hal di Sosial Media. "Menulis tweets tentang apa yang kamu lakukan ketika kamu sedang melakukannya atau merasa perlu untuk melaporkan pikiran kamu secara real-time. Itu adalah  tanda-tanda bahwa media sosial adalah mengambil alih hidup kita lho.

Ayo jujur, satu hari 24 jam dalam sehari ada berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk berbagi dengan teman-teman kita apa yang kita lakukan jam demi jam, semakin sedikit waktu kita harus menemukan sendiri mengapa kita menikmati kegiatan ini.

Kamu terlalu banyak tahu  tentang koneksi Teman-teman
Wah, ini tanda keras eh peringatan besar untuk kita harus segera keluar alias break sejenak dari Sosial Media. Jika kamu mulai menjadi kompulsif tentang mengetahui status media sosial  teman. Ayo jujur, contoh kamu mengetahui pria yang lagi PDKT dengan kamu sedang membeli sebuah mobil. Hal itu karena kamu selalu melihat statusnya di sosmed/ atau kamu melihat profile suami sahabatmu. Nah, sudah waktunya kamu untuk  mengevaluasi kembali berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk online.

Taukah kamu, Dunia sosial media ini sangat ironis, media sosial bisa menjaga rincian kehidupan teman mereka,  terlalu banyak keterlibatan dapat mengaburkan gambaran besar dan melemahkan kemampuan kita untuk memahami hidup kita sendiri. Ih, serem ya hahaha masa kita lebih ekspart mengetahui kebahagiaan orang dibanding kebahagiaan sendiri.

Satu hal lagi, sosial media juga bisa membuat kita merasa cemburu lho. Cemburu dengan keberhasilan sahabat kita,  pesta pertunangan yang romantis, dan liburan mewah yang kita lihat di sosial media. Hal itu bisa membangkitkan perasaan cemburu. Sadar atau tidak sadar. Karena kita terlalu banyak menghabiskan  waktu di media sosial sehingga menimbulkan perasaan negatif di kalangan perempuan, meningkatkan jumlah kecemasan seseorang memiliki setiap hari, dan bahkan menyebabkan persahabatan dan hubungan yang rusak.  

Kita merasa cemas ketika  tidak memiliki akses ke telepon 

Apakah kita memeriksa Facebook di lampu lalu lintas atau saat berbicara dengan teman-teman di meja makan? Apakah kita menulis status di twitter saat bangun ataupun sebelum tertidur? Taukah kamu semakin banyak kamu di media sosial, semakin sedikit bahan yang kamu benar-benar  bicarakan dengan orang  lain.  Bahkan kamu juga tidak memiliki banyak waktu untuk berbincang dengan saudara, keluarga bahkan teman. Karena kita terlalu sibuk dengan telepon. Semakin banyak waktu yang  kita habiskan di Medsos dan hal itu akan membuat kita hanyut dalam dunia kita sendiri.


Cara mengambil langkah mundur
=> Mulailah dengan menyisihkan waktu tertentu setiap hari untuk menggunakan  media sosial. "Manusia memiliki jadwal untuk berolahraga,  bekerja, makan, dan tidur. Jadi jika satu jam per hari, pada waktu yang sama setiap hari, cukup baik untuk makan malam, itu cukup baik untuk membaca berita. Ketika temans melakukan posting update status, batasi diri hanya membahas kisah hidup.

Batasi  akses kita. "Tantang diri kita untuk menjauh dari media sosial selama seminggu penuh, atau, jika perlu menghapus Twitter, Instagram dan Facebook dari ponsel Anda selama seminggu. "Apakah hidup kita menjadi lebih baik atau lebih buruk? Kita mungkin menemukan bahwa kamu merasa sangat puas tanpa media sosial dalam hidup kita.

Nah, mau mencoba?


Salam dan Tetap Bahagia




Temukan Informasi menarik di blog yang dikelola Citra Pandiangan
Kerjasama, Kritik/Saran silahkan kirim ke email di  2travellife@gmail.com

1 comment:

  1. Kalo aku ga bisa berhenti dari shopping online kak. Kalo ga update IG sama facebook masih tahan sih. Hehe.

    ReplyDelete

Hi Terimakasih Sudah bersedia mampir di Kitabahagia.com Tinggalkanlah jejak manis agar kiba bisa berkunjung balik. Asalkan jangan memberikan link hidup dan spam ya... Salam Bahagia


Follow by Email

Teman yang Bahagia

Google+ Followers

Subscribe