Rumah Tumbuh untuk Pemilik Pemula

Friday, 31 March 2017 1 comments
Tinggal di Komplek Perumahan, Kenapa Tidak!

Kitabahagia.com-Sudah bukan informasi baru jika harga rumah yang terus merangkak naik dan membuat masyarakat memutar otak untuk dapat membeli rumah. Tidak heran, karena harga rumah sudah semakin meroket terutama di kota-kota besar. Harga rumah dijual di Jakarta misalnya, harga yang ditawarkan sudah bernilai miliaran rupiah. Harga serupa juga ditemui di kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, Makassar, dan Denpasar.
 
Masyarakat pun akhirnya banyak yang mencari rumah berkonsep tumbuh sebagai rumah pertamanya. Rumah jenis ini kerap ditawarkan oleh para developer rumah yang membangun perumahan. Konsep ini, tampaknya akan semakin banyak ditemui di Indonesia seiring waktu. Rumah tumbuh merupakan rumah tinggal yang sengaja dibangun dengan menyisakan lahan atau memungkinkan untuk dibangun dan dikembangkan seiring waktu. Nantinya, rumah tersebut akan dapat dibangun sesuai dengan keinginan, kemampuan finansial, dan kebutuhan pemilik.
 
Umumnya, rumah tumbuh biasanya sudah memiliki desain yang baik dari pengembang. Hanya saja, pengembang sengaja menyisakan lahan untuk dapat dikembangkan oleh pemilik. Jadinya, tidak perlu khawatir rumah tumbuh memiliki model atau kualitas yang buruk.


Dengan konsep tersebut, pemilik menjadi dapat membeli rumah dengan harga yang tidaklah terlalu mahal karena yang dibeli adalah tanah, dan bangunan yang tidak penuh. Yang pasti prinsip rumah tetap dibangun dengan sehat, kualitas terjamin, aman, dan sehat saat dikembangkan. Hal tersebutlah membuat rumah tumbuh biasanya sudah memiliki konsep dan desain dari awal dibangun.

Ada dua tipe rumah tumbuh. Tipe pertama adalah rumah tumbuh dengan konsep tumbuh horizontal. Dengan konsep ini, dibutuhkan lahan yang luas di rumah. sementara tipe kedua adalah tipe rumah tumbuh secara vertikal. Tipe ini adalah tipe yang dapat dikembangkan secara bertingkat tergantung kebutuhan. Keduanya sama-sama bergantung pada luas tanah rumah. Rumah ini tentunya dapat menjadi pilihan para pemilik rumah pertama yang tak dapat menjangkau harga rumah komersial. Hanya saja, pembeli harus memiliki konsep yang sudah jelas tentang rumah tumbuh. Apakah itu konsep desain pertumbuhan bangunan, atau juga konsep pembiayaan pembangunan itu sendiri.




Jadi temans lebih suka tinggal di perumahan dengan bentuk apa? Kalau Kiba seh dalam bentuk single house alias tidak bertingkat dan sisa tanah perumahaan, Kiba olah menjadi kebun yang sederhana tapi nyaman di pandang mata.
 
Salam dan Tetap Bahagia

1 comments:

  • Lucky Caesar said...

    Menarik mbaak yaa konsep rumah tumbuh 😁 jd pemilik bisa mengembangkan rumahnya di masa depan sesuai dengan keadaan finansialnya. Tfs mbak cit, lama ndak BW 😁

Post a Comment

Hi Terimakasih Sudah bersedia mampir di Kitabahagia.com Tinggalkanlah jejak manis agar kiba bisa berkunjung balik. Asalkan jangan memberikan link hidup dan spam ya... Salam Bahagia