Search This Blog

Wednesday, 2 May 2018

Melihat dan Mencari

Belajar dari Permainan Petak Umpet

Kitabahagia.com- Apa kabar temans Kiba? Kiba dalam keadaan sehat selalu dan hidup berbahagia. Kiba berharap, kita bahagia selalu dan tetap merasa bahagia walaupun ada banyak sekali pencobaan yang datang dalam kehidupan. Di setiap kehidupan selalu saja banyak masalah. Namun bukan berarti membuat temans lemah ketika setiap persoalan datang. Sebab, setiap masalah pasti memiliki jalan keluar yang harus kita cari.



Kita harus melihat dan mencari sumber dari permasalahan yang ada di dalam kehidupan kita. Nah kali ini, Kiba akan membahas mengenai melihat dan mencari.  Temans masih ingat tidak mengenai permaianan masa kecil. Itu lho permainan yang bisa dimainkan lebih dari tiga orang, yaitu petak umpet. Di situ kita akan menutup mata kita dan menghitung 1 sampai 10, kemudian kita mencari teman-teman yang bersembunyi. Bayangkan saja ketika mata kita ditutup kita tidak bisa melihat di mana mereka berlari atau mencari tempat persembunyian. Namun kita bisa mendengar suara langkah kaki atau suara bisik-bisik yang bisa membuat kita mencari celah di mana mereka bersembunyi.  


Begitu kita membuka mata maka kita akan melihat ke arah mana suara yang terakhir kita dengar. Disitulah kita bisa menemukan teman-teman yang sembunyi dan kita bisa menyelesaikan permainan tersebut. Hal ini juga berlaku dalam mencari solusi dari permasalahan kita. Terkadang kita tidak bisa melihat apa yang menjadi sumber dalam persoalan kehidupan kita. Bisa saja persoalan itu dari perekonomian, hubungan pekerjaan, persahabatan atau banyak lagi dan semua itu menjadi satu. Ini yang membuat kita bingung bagaimana kita bisa keluar dari setiap persoalan yang ada. Namun kita tidak boleh menyelesaikan satu persoalan dalam satu kali. Karena setiap persoalan pasti memiliki cara yang berbeda dalam mencari solusi.

Ketika kita melihat sudut pandang yang berbeda untuk mengetahui hal tersebut kita memiliki cara yang pasti membuat temans memahami bagaimana melihat yang mencari sumber dari persoalan.  Misalnya neh permasalahan dalam hubungan keluarga, kita bisa melihat celah di mana hubungan yang biasanya baik-baik saja menjadi rusak. Di manakah kasus tersebut temans harus bisa menganlisa dengan baik. Apakah karena sikap kekuasaan kita yang egois atau sikap kita yang cuek. Bagaimanapun setelah itu baru kita menemukan solusi apa yang harus kita hadapi.


Apabila mencampurkan adukan permasalahan pribadi dengan masalah hal yang lain maka kita tidak akan pernah menemukan sumber solusi yang baik. Misalnya, persoalan mengenai pekerjaan. Pekerjaan terlalu banyak yang harus dikerjakan dan kita mengalami persoalan stres dan tidak mampu menjadi diri kita sendiri. Kita harus mencari sumber pekerjaan manakah yang mengganggu aktivitas pekerjaan kita? Apabila itu memang bukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita atau menjadi prioritas kita maka kita harus bersihkan mereka. Kita harus menyelesaikan pekerjaan utama kita. Setelah itu baru mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang lain. Sehingga salah satu pekerjaan  bisa diselesaikan dengan baik tanpa harus melewati stres yang berlebihan.


Ketika masalah hubungan persahabatan yang menjadi persoalan dalam kehidupan kita, maka kita harus mencari tahu masalah apa yang terjadi. Apakah teman itu masih pantas menjadi sahabat kita ataukah kita memiliki salah terhadap mereka. Ketika seseorang berhubungan dan perhubungan pertemanan menjadi tidak nyaman dan kita harus menelaah  pantas tidak mereka tetap menjadi sahabat kita. Maka kita harus memberikan suatu langkah yang menjauh apabila mereka tidak layak menerima persahabatan kita. PAsalnya, masalah hal sepele bisa membuat hari-hari kita mengalami hal yang buruk. Karena itu tetaplah konsisten dalam menjalani kehidupan jangan lihat kanan kiri maka persoalan tidak akan menjadi lebih besar.

Nah, bagaimana temans sudah menemukan solusi dari persoalan kehidupan kita ini?



Salam dan Tetap Bahagia




Temukan Informasi menarik di blog yang dikelola Citra Pandiangan
Kerjasama, Kritik/Saran silahkan kirim ke email di  2travellife@gmail.com

No comments:

Post a Comment

Hi Terimakasih Sudah bersedia mampir di Kitabahagia.com Tinggalkanlah jejak manis agar kiba bisa berkunjung balik. Asalkan jangan memberikan link hidup dan spam ya... Salam Bahagia


Follow by Email

Teman yang Bahagia

Google+ Followers

Subscribe